Menggunakan Footstep Underbone

Suka Duka Menggunakan Footstep Underbone

Suka Duka Menggunakan Footstep Underbone

Bagi para pecinta dunia roda dua, sepertinya penggunaan footstep underbone bisa menjadi pilihan bagi kalian yang ingin mengubah riding position saat berkendara setiap harinya. Namun, tidak sedikit juga yang malas menggunakannya atas alasan beberapa hal.

Nah, buat kalian yang memiliki pemikiran ingin mengubah gaya berkendara dan menggunakan  ini, berikut beberapa suka duka yang mungkin akan kailan hadapi saat berkendara setiap harinya. Silahkan disimak ya, sahabat.

Kekurangan .

  • Kehilangan standard 1.

Iya! Betul sekali. Hal yang sangat terasa saat kita mengganti pijakan kaki ini adalah motor kita akan kehilangan standar 1, dimana sudah pasti kalian harus setiap saat menggunakan standar tengah untuk parkir kendaraan kalian. Banyak yang tidak nyaman dengan hal ini, namun buat saya pribadi hal ini tidak bermasalah.

Edited: Sebenarnya, ada solusi yang bisa digunakan untuk mengakali hal ini. Yaitu, cukup membeli footstep 2nd (jika tidak ingin merusak yang asli) kemudian postong dibagian pijakan kakinya untuk diambil bagian standar 1-nya saja. 

  • Lelah dalam berkendara.

Bagi kebanyakan para pengendara beranggapan bahwa menggunakan pijakan kaki underbone bergaya balap ini membuat kita lelah karena selama berkendara kaki kita tertekuk. Pada kenyataannya, hal ini tidak berpengaruh pada saya dan sudah saya buktikan sendiri seperti video dibawah ini.

Perjalanan menuju pantai sawarna yang ditempuh dalam waktu +/- 7jam ini, kaki tidak terasa pegal atau lelah. Mungkin, karena faktor kebiasaan yang membuat hal ini terjadi pada setiap pengendara. Jadi, biasakanlah saat menggunakan pijakan kaki underbone ini sebelum berkendara jauh.

  • Sulit parkir dipijakan yang tidak padat.

Ya! Padat disini dalam artian ketika kita berada pada tanah yang terkena air atau pasir pantai. Betul, hal ini dapat menyulitkan pengendara menggunakan standar tengahnya. Cara yang bisa dilakukan adalah mencari “tatakan” atau pijakan yang padat seperti kayu, batu atau apapun itu agar motor dapat diparkir sempurna.

  • Penggunaan rem belakang yang kurang pakem.

Banyak dari para pengendara yang menggunakan footstep underbone ini mengeluhkan bahwa rem belakang yang kurang pakem, hal ini dikarenakan perbedaan tekanan yang terjadi saat menggunakan pijakan kaki standar dengan pijakan kaki underbone ini.

Bagaimana solusinya? Bagi para pengguna rem tromol, ada baiknya mengganti dengan rem cakram. Namun, sangat disarankan menggunakan rem cakram asli pabrikan dibandingkan dengan after market. Memang sedikit menguras pundi-pundi rupiah yang kita miliki, tapi dari sisi keamanan lebih terjamin.

Kelebihan footstep underbone.

  • Asyik buat cornering.

Bagi kalian para pecinta dunia cornering, penggunaan footstep ini sangat cocok buat kalian. Para pengendara tidak perlu takut pijakan kakinya terkena dengan aspal dan membuat kita celaka dibuatnya, karena penggunaan footstep ini cenderung lebih tinggi dari pijakan kaki asli bawaan motor pabrik.

  • Hembusan angin berkurang.

Bagi kalian yang terbiasa pulang malam, tentu akan merasakan perbedaan yang terjadi ketika meggunakan pijakan kaki asli bawaan pabrik dengan underbone. Dimana, hembusan angin pada bagian kaki akan berkurang dan tentunya akan semakin nyaman digunakan.

  • Tampilan menjadi lebih keren (racy look).

Dari sisi tampilan, tentu penggunaan footstep underbone akan membuat motor kita tampil semakin sporty dan terlihat lebih keren.

  • Cocok untuk speed-freak.
  • Dapat merasakan sensai berkendara motor balap.

Jadi, kalian typical pengendara seperti apa? Ada pikiran untuk mengubah tampilan kendaraan kalian menjadi lebih sporty? Silahkan mengganti pijakan kaki kalian dengan pijakan kaki balap ini pada motor harian kalian. Overall, tidak ada halangan yang berarti bagi saya pribadi ketika menggunakannya. Ada pendapat lain? Silahkan berkomentar dibawah, ya.

KASIH RATE YUK!
4 5
Oleh


2 comments on “Suka Duka Menggunakan Footstep Underbone

Leave a Reply to aLdyputRa Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *