Haruskah Saling Subscribe Ketika Membuat Channel Youtube?


ZA Campaign

Saling subscribe channel youtube

“Mas, saling subscribe channel youtube yuk. Aku udah subscribe, subscribe balik ya!”ย Pembicaraan seperti ini sering banget gue dapetin ketika pertama kali membuat channel youtube. Tujuannya apa? Ada bermacam-macam sih, mulai dari agar kita bisa mengubah url link channel kita sampai supaya terkenal saja.

Memang ga gue pungkiri ketika kalian pertama kali membuat channel youtube sendiri untuk mendapatkan 100 subscribers terasa amat sangat susah, ini beneran gue rasain kok. Bahkan, gue sampe capek sendiri bikin video tapi ga ada yang lihat atau yang lihat masih sedikit, sedih pokoknya mah ๐Ÿ™

Lantas, apakah gue ikutan saling subscribe channel youtube? Sepertinya gue melewati tahap itu dengan satu alasan yang menurut gue cukup logis sih. “Apakah dengan banyak subscribers akan seiring berjalan dengan banyaknya penonton yang menikmati konten yang gue buat?”

Coba kalian jawab dan tanyakan sendiri dalam hati kalian ya, bukan bermaksud untuk menjelekan atau tidak menghargai kalian. Tapi, itulah kenyataannya dilapangan. Pernah lihat ada channel youtube yang punya subscribers ribuan, tetapi setiap kali mengunggah video hanya sedikit yang lihat? Gue pernah, dan gue ga mau itu terjadi sama channel gue.

Secara pribadi, gue tidak menyalahkan apa yang kalian lakukan dengan cara saling subscribe channel youtube dengan teman kalian. Tapi, sangat disayangkan apabila konten yang kita buat dan unggah kedalam saluran youtube itu sendiri hanya teman-teman kita sendiri yang melihat. Padahal, youtube itu adalah mesin pencari kedua terbesar setelah google, lho.

Lantas, bagaimana caranya untuk mendapatkan viewers atau penonton dari konten yang kita buat? Gue udah pernah tulis juga, coba baca artikel gue tentangย cara mendapatkan viewers youtube ala Gueย disana. Kalian mungkin akan tahu dan lelah sendiri ketika mengikutinya.

Gue pernah lihat salah seorangย youtube content creator yang berkata “Lebih baik lu capek diawal, jadi belakangan lu tinggal nikmatin hasilnya!” tapi gue lupa siapa yang ngomong ya? Entahlah, tapi sampai saat ini gue mencoba untuk melakukan hal tersebut, hasilnya? Bisa dilihat sendiri diย channel youtube gue yang dalam waktu 7 bulan, bisa kok dapat 1.500 subscribers lebih. Padahal, kontennya hanya sederhana & sedikit bertema seperti video dibawah ini:

Lantas, ketika subscribers kalian sudah banyak dan mulai banyak yang menikmati konten kalian apa yang harus kalian lakukan? Tetap berinteraksi dengan mereka, balas komentar yang mereka berikan untuk kalian karena merekalah yang akan membantu kalian menyebarkan konten yang kalian buat, lho.

Terus, kalau ada komentar yang kurang mengenakan kalian bagaimana? Tetap tanggapi saja. Bukan dengan membalas komentar tersebut dengan amarah, melainkan dengan senyuman. Ingat, mereka melakukan seperti itu bukan karena konten kalian kurang bagus tetapi mereka belum siap menjadi seperti kalian.

Well, pesan gue untuk kalian yang baru membuat saluran di youtube adalah jangan pernah menyerah ketika kalian membuat konten yang bermanfaat untuk banyak orang. Jangan pikirkan apa yang orang lain bilang, fokus pada tujuan yaitu memberikan informasi menarik untuk para penikmat youtube. Ada yang mau ditambahkan dan sudah punya saluran youtube? Yuk, tulis dikolom komentar kita saling belajar bersama mengenai dunia baru buat gue ini ๐Ÿ™‚

KASIH RATE YUK!

About aLdyputRa

Aldy Terren Putra, seorang pria yang dilahirkan dengan selamat di Jakarta beberapa tahun silam. Banyak yang bertanya, apa sih arti dari kata โ€œTerrenโ€ yang berada didalam nama saya tersebut. Banyak yang berasumsi dengan nama tersebut, mulai dari singkatan Tenar & Keren segala dibawa-bawa oleh teman saya. Tapi ya entahlah, itu sih mereka yang membuat singkatan itu ya.

4 5
Oleh


10 comments on “Haruskah Saling Subscribe Ketika Membuat Channel Youtube?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *