Pengertian Kabel Straight Dan Cross Pada Jaringan

Kabel Straight Dan Cross

Sebenarnya, gue baru paham masalah kabel straight dan cross ini pas masa-masa kuliah. Mulai dari bentuknya, fungsinya sampai susunannya itu sendiri gue pelajari pas di bangku kuliah. Padahal, untuk orang yang memulai pendidikan di dunia komputer sudah sangat terlambat. Namun, untuk mempelajari dunia jaringan dan komputer tentu tidak ada kata terambat bukan?

Kabel Straight Dan Cross

Pengertian Kabel Straight

Isitilah straight dan cross ini sudah tidak asing lagi bagi para praktisi jaringan yang selalu berhubungan dengan kabel RJ dan LAN apabila kalian ingin membuat sebuah jaringan komputer. Tapi, banyak juga lho yang belum tahu sama artinya, bentuknya, warnanya, fungsinya dll. Makanya, dari pada bingung coba lihat perbedannya dibawah ini ya.

Kabel straight adalah istilah untuk kabel pada komputer, khususnya jaringan yang menggunakan standar yang sama pada kedua ujung kabelnya, bisa EIA/TIA 568A atau EIA/TIA 568B pada kedua ujung kabel.

Sederhananya, urutan warna pada kedua ujung kabel sama. Pada kabel straight, pin 1 di salah satu ujung kabel terhubung ke pin 1 pada ujung lainnya, pin 2 terhubung ke pin 2 di ujung lainnya, dan seterusnya.

Jadi, ketika PC mengirim data pada pin 1 dan 2 lewat kabel straight ke Switch, Switch menerima data pada pin 1 dan 2. Nah, karena pin 1 dan 2 pada switch tidak akan digunakan untuk mengirim data sebagaimana halnya pin 1 dan 2 pada PC, maka Switch menggunakan pin 3 dan 6 untuk mengirim data ke PC, karena PC menerima data pada pin 3 dan 6.

Fungsi Kabel Straight dan Kegunaannya

  • Menghubungkan komputer ke port biasa di Switch.
  • Menghubungkan komputer ke port LAN modem cable/DSL.
  • Menghubungkan port WAN router ke port LAN modem cable/DSL.
  • Menghubungkan port LAN router ke port uplink di Switch.
  • Menghubungkan 2 HUB/Switch dengan salah satu HUB/Switch menggunakan port uplink dan yang lainnya menggunakan port biasa

Susunan Kabel Straight

Standar susunan warna kabel straight pada kedua ujung sama, yaitu:

  • Putih-orange.
  • Orange.
  • Putih-hijau.
  • Biru.
  • Putih-biru.
  • Hijau.
  • Putih-coklat.
  • Coklat.

Masalah kabel yang pertama sudah selesai, sekarang mari kita lanjutkan ke kabel berikutnya, yaitu kabe cross atau kabel crossover.

Pengertian Kabel Cross

Kabel cross atau crossover menggunakan EIA/TIA 568A pada salah satu ujung kabelnya dan EIA/TIA 568B pada ujung kabel lainnya. Untuk mengenali sebuah kabel apakah crossover ataupun straight adalah dengan hanya melihat salah satu ujung kabel.

Jika urutan warna kabel pada pin 1 adalah Putih Hijau, maka kabel tersebut adalah kabel crossover (padahal jika ujung yang satunya lagi juga memiliki urutan warna yang sama yaitu Putih Hijau sebagai pin 1, maka kabel tersebut adalah kabel Straight). Tapi untungnya, kebanyakan kabel menggunakan standar EIA/TIA 568B pada kedua ujung kabelnya.

Fungsi Kabel Cross dan Kegunaannya

  • Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
  • Menghubungkan 2 buah HUB/Switch menggunakan port biasa diantara kedua HUB/Switch.
  • Menghubungkan komputer ke port uplink Switch
  • Menghubungkan port LAN router ke port biasa di HUB/Switch

Susunan Kabel Cross

  1. Putih-hijau
  2. Hijauh
  3. Putih-orange
  4. Biru
  5. Putih-biru
  6. Orange
  7. Putih-coklat
  8. Coklat

Jadi, sekarang udah tahu dong apa itu kabel straight dan cross? Jadi, jangan bingung lagi kalau ada yang tanya masalah kabel ini ya. Ada yang punya pengalaman sama kabel straight dan cross?

4 Replies to “Pengertian Kabel Straight Dan Cross Pada Jaringan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

// Taruh disini