3 Hal Ini Bisa Membuat Langgeng Hubungan Kalian

Membuat Langgeng Hubungan

Membuat Langgeng Hubungan

“Gila, lo pacaran sampe 7 tahun gitu. Kasih tahu gue caranya dong, bro!” Jujur, gue kadang bingung sendiri buat ngejawab pertanyaan kaya gini. Soalnya, bukan cuma 1 atau 2 orang yang nanya kaya gini. Hampir setiap orang yang tahu berapa lama gue pacaran pasti nanya hal kaya gini ke gue.

Tapi, ga sedikit juga yang bilang “anjir, itu pacaran apa kredit rumah?” haha.. Saya sih hanya bisa diam karenakan yang tahu hubungan gue sama pacara gue sendiri ya pasti cuma gue sama pacar gue. Mulai dari gimana gue berhubungan, sampai urusan apa yang membuat kita semakin lama memutuskan untuk kejenjang pernikahan.

Well, setiap orang pasti punya alasannya masing-masing buat berhubungan dengan pasangannya. Tapi, gue punya prinsip setelah gue menikah nanti ya gue harus, wajib kudu keluar dari rumah dan gue ga mau buat pasangan gue nanti menderita saat menikah sama gue kelak.

Kalau mau cerita dari awal, gue sama pacar gue sendiri bertemu dengan tidak sengaja. Yaiyalah, kalau sengaja mah keajaiban gitu pas ketemu terus tau dia pacar gue. 7 tahun bukan hal yang sebentar, bukan hal yang sepele. Tapi, di waktu-waktu itu gue sama pacar gue banyak belajar dan yang pasti gue belajar sabar banyak banget sih. Haha..

Mulai dari cemburu tingkat kecamatan sampe marah tingkat dunia, udah pernah gue alamin. Jadi ya gitu, sekarang mah dibawa santai aja. Terus, apa sih yang bisa buat gue sama dia bener-bener bertahan selama ini? Nah, ini nih yang menurut gue paling penting selain Komunikasi, Jujur, Positif thinking dll.

Membuat Langgeng Hubungan

Care (Peduli)

care

Menurut gue Seseorang bisa dianggap care atau peduli apabila dia memiliki beberapa hal lain didalamnya yaitu concern, affection, acknowledgement, relationship, respect dan enthusiasm. Apa sih itu? Nih gue kasih tahu buat kalian pelan-pelan, ya.

Concern sendiri dapat diartikan sebagai menaruh perhatian yang besar terhadap sesuatu. Dalam hal ini ya pasangan kita. Kalau kita ga bisa kasih perhatian yang lebih buat pasangan kita ya gimana mau langgeng. perhatian itu bukan yang tiap detik nanya kamu udah makan apa belum, atau apapun itu. Tapi lebih kepada memperhatikan kalau dia ada yang salah, ada yang kurang kita yang memberitahu.

Affection sendiri dapat diartikan sebagai kasih. Nah, hal ini penting lho. Kalau kalian berpasangan harus saling menaruh kasih setiap waktu dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran. Saat pasangan lo ngerasa lemah atau tidak berdaya ya udah jadi tugas lo untuk bisa diandalkan. Ga perlu yang ribet deh, kalau emang lagi ada masalah, cukup pinjemin tuh kuping sama waktu lo buat dengerin curhatan dia!

Acknowledgment bisa dibilang ini adalah sebuah pengakuan. Pengakuan yang kaya gimana? Kalau emang pasangan lo abis ngelakuin hal yang lebih hebat dari lo, ya akuin! Jangan ga mau kalah dan bilang kalian lebih hebat dibanding mereka.

Relationship ya sesuai sama namanya ya, hubungan. Sesibuk apapun lo harus coba “keep in contact” atau tetap menjaga hubungan. Ya meskipun cuma nanya gimana kerjaan hari ini, suasana kerjanya mereka atau yang lainnya. Bisa juga sambil curhat masalah kerjaan, ya kaya gue sama novi lah. Pulang kantor, yang dicurhatin kerjaan. Namanya berhubungan sama dunia digital, ya yang dibahas itu lagi itu lagi :)

Respect sama apa yang menjadi perbedaan antara kamu sama pasangan kamu. Hargain perbedaan pendapat. Pendapat yang berbeda, perbedaan sudut pandanglah justru yang memperkaya sebuah hubungan kalian.

Enthusiasm itu apa ya nyebutnya? Hmm.. Antusias mungkin ya. Coba deh lo berdua saling ngasih inspirasi hal yang positif. Saling menginspirasi, memberikan motivasi. 

Comfort (Nyaman)

comfort

Ini penting buat kalian yang memang baru berhubungan sama pasangan kalian. Coba deh, sebisa mungkin kalian bikin pasangan kalian ngerasa nyaman pas lagi berdua sama lo. Banyak kok caranya, bahkan sebatas ngasih duit ke pengamen yang datang pas lo lagi makan juga, itu bisa dianggap nyaman kok.

Diluar itu semua, percaya sama gue kalau pasangan kalian udah ngerasa nyaman pas deket sama lo gue yakin pasangan lo ga bakalan macem-macem diluaran sana. Kenapa? Sesuatu yang memiliki pembanding akan menghasilkan sebuah keputusan. Kecuali, ketika deket lo mereka ngerasa ga nyaman.

Confidence (Percaya Diri)

Confidence

Mungkin diantara kalian mikir, apa hubungannya percaya diri sama hubungan lo? Haha.. Gini lho, ga sedikit diantara temen-temen gue ketika jalan sama pasangannya mereka ga PD dan lo ga bisa ngebangun rasa percaya diri pasangan masing-masing, ini bahaya.

Kalau kalian ga bisa percaya diri sama pasangan kalian, buat apa? Maksud gue, suatu saat nanti pasangan lo bakalan dibawa kedepan keluarga besar lo. Nah, kalau lo ga bisa percaya diri sama apa yang lo lakuin atau pasangan lo lakuin ya susah untuk kedepannya. Setuju?

Gimana, kalau gue cuma percaya sama 3 hal diatas sih sampai bertahan selama ini sama pacar gue sekarang. Inget, setiap orang punya caranya masing-masing, tapi yang gue lakuin ini ketika gue kasih tahu ke beberapa orang hasilnya ya bisalah mereka bertahan lama. Kalau kalian, gimana caranya? Tulis dikolom komentar, ya!


ARTIKEL MENARIK LAINNYA

2 Replies to “Menjadi Ayah dan Suami Yang (Semoga) Baik Dalam 1…”

  1. Selamat, mas. Semoga keluarga mas penuh berkah.

    Langkah menjadi suami yg baik ini juga sangat baik untuk diketahui laki-laki yg bercita-cita jd suami yg baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *