Menjadi Entrepreneur Dan Pentingnya Asuransi

Tidak semua orang memiliki bakat untuk menjadi seorang entrepreneur, atau paling tidak berani menjalankannya. Menjadi seorang wirausahawan menuntut keberanian dan perhitungan untuk mengambil resiko yang terukur. Ada banyak pertaruhan yang dilakukan ketika kita memutuskan menjadi seorang entrepreneur ketimbang seorang pekerja kantoran. Termasuk juga hal-hal yang menetapkan hal-hal yang menjadi prioritas.

Entrepreneur
Source: abs-cbn

Seorang pengusaha pertama kali harus berani menginvestasikan waktunya lebih banyak ketimbang pekerja kantoran. Jika karyawan kantor memiliki jam kerja fixed time dengan rata-rata 80 jam per minggu, pengusaha bisa jauh lebih banyak dari itu. Ditambah lagi tidak ada yang namanya hari libur dan weekend bagi mereka yang tengah merintis usahanya. Bisa jadi sepanjang minggu entrepreneur terus bekerja siang dan malam.

Selain itu, yang juga pasti diinvestasikan oleh pengusaha adalah dana. Dana yang ditanam oleh entrepreneur akan digunakan untuk keperluan usaha maupun aset. Dalam hal ini, pelaku wirausaha perlu memiliki perencanaan keuangan yang matang agar cash flow perusahaan tetap terjaga.

Namun ada beberapa yang harus menjadi perhatian bagi seorang entrepreneur. Di antaranya jaminan berupa asuransi yang meng-cover dirinya maupun kegiatan usaha yang dimilikinya. Karena dalam berwirausaha, jaminan-jaminan tersebut harus diatur secara mandiri. Jaminan ini menjadi hal krusial yang harus diperhatikan. Supaya bisnis tetap berjalan dengan lancar, apa saja asuransi yang harus dimiliki?

Asuransi
Source: relevomagazine
  1. Jaminan Kesehatan

Bagi pelaku wirausaha, kesehatan adalah aset penting. Bayangkan sehari saja absen karena harus masuk rumah sakit kebayang berapa besar kerugian yang dialami: baik waktu maupun produktivitas yang efeknya pada pemasukan. Karena itu, asuransi kesehatan yang memberikan perlindungan kepada seluruh elemen dalam suatu bisnis mutlak ada. Ini bukan hanya buat owner lho ya.

Jaminan kesehatan ini dapat diperoleh di perusahaan penyedia asuransi. Saat ini, model asuransi kesehatan pun beragam. Ada yang bersifat parsial, ada juga yang menanggung seluruh jenis penyakit.

Entrepreneur tinggal memilih jaminan kesehatan yang sesuai untuk dirinya, maupun untuk orang-orang yang ia pekerjakan. Tinggal menyesuaikan kebutuhan, anggaran dan apa saja yang perlu di-cover di dalam usaha tersebut.

  1. Jaminan keselamatan jiwa

Jaminan ini berkaitan dengan jaminan kesehatan yang bersifat fatal. Dengan adanya jaminan keselamatan jiwa dari program asuransi jiwa, pengusaha dan juga anggotanya memiliki jaminan terhadap jiwanya, baik itu akibat kematian alami maupun kecelakaan.

Fasilitas ini nantinya akan dinikmati oleh ahli waris berupa santunan kematian. Selain itu, beberapa asuransi juga ada yang bisa dijadikan sarana berinvestasi. Karena jika tidak ada klaim, uang yang diinvestasikan akan kembali ke penerima manfaat. Bermanfaat bukan?

  1. Jaminan kecelakaan lalu lintas

Jaminan ini biasanya digunakan bagi entrepreneur yang memiliki waktu kerja yang banyak di jalan raya. Jaminan ini mencakup jaminan terhadap pengendara yang kecelakaan, maupun kendaraan yang digunakannya. Sehingga segala risiko yang terjadi di jalan raya, bisa diminimalisir.

Dengan demikian, segala jenis kerugian kecelakaan yang terkait dengan usaha milik entrepreneur di jalan raya bisa diantisipasi. Jaminan in juga mencegah penggunaan dana tak terduga milik perusahaan. Saat ini juga ada berbagai pilihan jaminan kecelakaan jalan raya yang disediakan oleh perusahaan asuransi.

  1. Jaminan Perjalanan

Bagi seorang entrepreneur, bepergian dalam waktu yang singkat bukanlah hal asing. Terkadang harus pengusaha harus bertemu dengan klien yang berada di kota berbeda di tempat usahanya. Termasuk juga pertemuan bisnis yang terkadang harus dilakukan di luar kota, bahkan luar negeri.

Mau tidak mau, jaminan perjalanan juga harus menjadi perhatian bagi seorang entrepreneur. Jaminan ini sendiri dapat mencakup kecelakaan selama perjalanan, gangguan kesehatan, hingga kerusakan serta kehilangan barang-barang bawaan.

Jaminan seperti biasanya didapat dari perusahaan asuransi yang memiliki cakupan internasional. Skema preminya pun biasanya bersifat per perjalanan, bukan dalam periode waktu tertentu.

Nah, dari pemaparan tersebut, menyediakan jaminan bagi pelaku usaha tentu bukan hal yang sulit tapi cukup menyita waktu. Bayangkan waktu yang dibutuhkan untuk mencari penyedia asuransi terbaik, sedangkan tenaga terbatas. Padahal provider asuransi banyak sekali dan masing-masing punya penawaran yang beragam.

Untuk mempermudah pelaku bisnis mencari asuransi yang dibutuhkan marketplace hadir sebagai solusinya. Salah satu marketplace asuransi yang bisa diandalkan adalah Lifepal, pengguna cukup menjabarkan kebutuhannya dan pihak Lifepal akan memberikan rekomendasi asuransi yang sesuai. Karena time is money, mulailah memanfaatkan waktu yang ada untuk fokus pada yang benar-benar dibutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *