Sebenarnya, Kamu Itu Butuh atau Ingin? Ini Perbedaannya!

Butuh atau Ingin

Siapa sih diantara kalian yang baca artikel ini kalau ingin membeli sesuatu harus memikirkan butuh atau ingin? Kalau memang kalian seperti itu, berarti kita sama. Ya, butuh atau ingin itu adalah dua hal yang bisa meminimalisir pengeluaran keuangan kalian setiap bulannya. Tapi, kurang tahu juga sih ini benar atau tidak ini hanya sebatas teori sendiri aja :)

Sebenarnya, ga sedikit juga yang berkata “kalau mau beli barang ya beli aja, mumpung barangnya ada & harganya terjangkau!” Iya, bener ga ada salahnya dengan perkataan itu kok. Tapi, apakah kalian memikirkan panjang kedepan setelah membeli barang tersebut? Apakah terpakai suatu saat nanti? Apakah masih bisa digunakan ketika sudah tergerus waktu? Ya, itu bahasan lain lagi sih.

Sejujurnya, gue itu orang yang selalu berpikir “gue beli barang ini itu butuh atau ingin doang sih?” bukan bermaksud pelit atau tidak ingin mengeluarkan uang dari kantong pribadi, tapi banyak hal yang gue pikirkan kedepannya. Contoh, ketika gue membeli sepatu motor alpinestar beberapa waktu yang lalu.

Percaya atau ga gue mikirin itu udah lama banget, entah awal tahun atau kapan saya sendiri lupa tepatnya. Bukan semata karena stok barang yang tidak tersedia atau karena tidak ada toko offline yang menjualnya, tetapi lebih kepada apakah akan terpakai saat saya menggunakan celana jeans, bahan atau jenis celana lainnya.

Tapi, itu semua kembali kepada pribadi masing-masing, membeli barang itu butuh atau hanya sebatas ingin saja? Dari contoh diatas bisa dikatakan antara kebutuhan dan keinginan bisa dikatakan tipis apabila dinilai secara subjektif. Maksudnya ialah tergantung pada penilaian orang tersebut apakah barang tersebut hanya sebatas pada ingin semata, atau benar-benar ia membutuhkannya. Nah, dari sini kita harus mengetahui definisi dari Keinginan dan Kebutuhan.

Tingkatan Kebutuhan Manusia

Butuh atau Ingin

Kebutuhan merupakan suatu hal yang harus dipenuhi pemenuhannya, apabila tidak dipenuhi dapat menganggu kelangsungan hidup. Kebutuhan ini bersifat penting dan harus dipenuhi. Kebutuhan ini ada tingkatannya sesuai dengan tingkat pemenuhannya, yakni:

Kebutuhan Primer

Kebutuhan primer adalah Kebutuhan dasar dari setiap manusia dan wajib untuk dipenuhi agar kelangsungan hidup dalam berjalan lancar. Kebutuhan Primer ini termasuk Kebutuhan Sandang (pakaian), Pangan (Makanan), dan Papan (Tempat Tinggal).

Kebutuhan Sekunder

Kebutuhan sekunder adalah Kebutuhan setelah Kebutuhan Primer terpenuhi. Kebutuhan Sekunder ini berupa pelengkap dari Kebutuhan Primer. Misalkan dalam sebuah rumah (primer) dibutuhkan perabotan untuk mengisi rumah, selain itu juga perabotan ini dapat menunjang aktivitas dalam rumah.

Kebutuhan Tersier

Kebutuhan Tersier adalah Kebutuhan yang dipenuhi setelah Kebutuhan Primer dan Sekunder terpenuhi. Kebutuhan Tersier ini bisa dikatakan sebagai Kebutuhan yang mewah dan bernilai mahal. Kebutuhan Tersier ini sering kali disamakan dengan Keinginan, karena hanya memenuhi nilai gengsi.

Sedangkan Keinginan merupakan suatu hal yang apabila tidak dipenuhi  tidak akan berdampak apa-apa bagi kelangsungan hidup suatu manusia. Keinginan ini muncul akibat adanya rasa dan cita dalam diri manusia utnuk memiliki barang tersebut, biasanya Keinginan ini didorong oleh rasa gengsi pada lingkungan.

Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan

Seperti dijelaskan diatas, kebutuhan merupakan suatu hal yang harus dipenuhi pemenuhannya, sedangkan keinginan merupakan suatu hal yang apabila tidak dipenuhi  tidak akan berdampak apa-apa bagi kelangsungan hidup suatu manusia. Dari kedua pengertian ini bisa dikatakan bahwa:

Suatu Kebutuhan harus dapat dipenuhi, apabila tidak maka kehidupan suatu manusia akan terganggu akibat tidak terpenuhinya kebutuhan. Suatu Keinginan dapat ditunda pemenuhannya karena tidak akan mengakibatkan apa-apa apabila tidak terpenuhi pada waktu itu juga.

Setelah penjelasaan diatas, kalian termasuk yang mana? Apakah membeli sebuah barang itu berdasarkan kebutuhan atau hanya sebatas keinginan kalian saja? Boleh komentar di bawah ya, sekalian berbagi pengalaman sama teman-teman semuanya. Selamat berbelanja ya setelah tahu kalian itu butuh atau ingin :)


ARTIKEL MENARIK LAINNYA

2 Replies to “Menjadi Ayah dan Suami Yang (Semoga) Baik Dalam 1…”

  1. Selamat, mas. Semoga keluarga mas penuh berkah.

    Langkah menjadi suami yg baik ini juga sangat baik untuk diketahui laki-laki yg bercita-cita jd suami yg baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *