Duplikat Konten: Pengertian, Cara Mengecek dan Solusinya

Apa sih duplikat konten itu? Bagaimana cara mengecek duplikat konten blog kalian? Solusi untuk duplikat post seperti apa? Ini penjelasannya.


Banyak yang sudah tahu apa itu duplikat konten, bagaimana cara mengecek dan solusi untuk duplikat konten itu sendiri. Buat yang belum tahu, gimana? Tenang, buat kalian yang baru di dunia blog pasti banyak mendapatkan tips dan trik untuk melakukan hal ini dan mencoba mencari tahu sendiri. Biar gak salah dapat informasi, gue akan buatkan artikelnya untuk kalian.

Duplikat Konten

Apa Itu Duplikat Konten?

Duplikat konten adalah beberapa URL atau konten yang kalian tulis serupa dengan artikel lainnya dan muncul di mesin pencari google. Untuk saat ini, konten yang sama adalah salah satu masalah terbesar yang dialami oleh pemilik blog ataupun website karena terkait dengan SEO. Saat ini terjadi, google akan menjadi bingung mana konten yang seharusnya ditampilkan untuk diakses pengunjung.

Penyebab Duplikat Konten Itu Apa Saja?

Sekarang, anggaplah kalian tidak tahu apa itu duplikat konten dan mengapa ini bisa terjadi? Padahal kalian menulis sesuai dengan apa yang ingin kalian bagikan di blog ataupun website yang kalian kelola saat ini. Beberapa dibawah ini mungkin menjadi salah satu penyebabnya:

Kesalahpahaman Konsep URL.

Setiap situs yang digunakan pasti mendukung adanya database yang dimana didalamnya hanya akan ada 1 artikel saja. Namun, ada beberapa kesamaan antara tulisan kalian atau saat kalian memberikan URL permalink terhadap konten tersebut.

Session ID.

Solusi paling mendasar agar menghindari duplikat konten yang disebabkan hal ini adalah dengan menggunakan cookies, tetapi mesin pencari seperti google biasanya tidak menyimpan cookies.

Parameter URL.

Biasanya ini akan terjadi ketika kalian menampilkan widget atau sebuah alat pencarian di dalam blog atau website yang kalian gunakan. Biasanya, ketika kalian mencari sebuah artikel, URL kalian akan menambahkan parameter ?s=yangdicari dan pada bagian depannya akan sama dengan URL blog atau website kalian.

WWW dan non-WWW atau HTTP dan HTTPS.

Ini adalah hal yang sering menjadi kesalahpahaman mesin pencari, WWW vs non-WWW, ketika kedua versi dari blog atau website kalian bisa diakses akan bisa menyebabkan duplikat konten. Ini juga berlaku untuk http vs https, di mana konten yang sama disajikan di atas keduanya.

Pagination.

Di beberapa blog atau website, biasanya ada pilihan untuk memecah komentar menjadi sebuah halaman, dimana efek yang ditimbulkan bisa mengarah pada konten yang digandakan di seluruh url artikel, dan URL artikel ditambahkan dengan halaman komentar tersebut.

Baca Juga  Hitung Jumlah Pengunjung Blog Anda Dengan Widgeo

Bagaimana Cara Mengecek Duplikat Konten?

Setelah kalian tahu apa arti dan apa sebabnya, sekarang pertanyaannya adalah bagaimana melakukan pengecekan terhadap konten tersebut? Ada beberapa situs online yang bisa kalian gunakan dengan mudah, diantarany:

Copyscape.

Website ini sudah menjadi salah satu situs yang paling populer sampai saat ini. Ada dalam 2 versi, yaitu berbayar dan gratis. Jika kalian menggunakan versi gratis, kalian hanya bisa melakukan pengecekan terhadap konten yang sudah ditayangkan sebelumnya, dan dibatasi penggunaannya.

Plagspotter.

Situs yang satu ini sejujurnya gue juga baru tahu, desainnya menarik dan cukup minimalis. Kalian tinggal memasukan URL yang ingin kalian cek, dan hasilnya akan langsung terlihat.

Duplichecker.

Website ini adalah yang paling sering gue gunakan. Kenapa? Selain kalian bisa melakukan pengecekan konten duplikat sebelum kalian tayangkan, kalian juga bisa memasukan URL link yang ingin kalian cek. Cukup mudah, dan kalian bisa langsung melihatnya.

Siteliner.

Kurang lebih sama dengan yang lainnya, namun situs ini bisa melakukan pengecekan untuk 1 blog penuh. Tinggal masukan saja URL yang ingin kalian cek duplikat konten, selesai sudah perkaranya.

Smallseotools. 

Ini kurang lebih sama dengan duplichecker, tapi ketika setelah kalian memasukan artikel tulisan kalian, situs ini akan memberikan tanda mana yang mirip dengan tulisan lain atau tidak. Kalian akan lebih mudah mengetahui dan membenarkan konten tersebut.

Diantara kelima situs tersebut, sampai saat ini masih setia menggunakan duplichecker karena beberapa hal. Pertama, domain yang mudah gue ingat dibandingkan yang lain dan kedua, penggunaannya cukup mudah. Emang seberapa penting sih melakukan pengecekan terhadap konten duplikat ini? Apakah berpengaruh terhadap mesin pencarian?

Tentu dong, karena semakin banyak konten yang sama dalam blog atau website kalian, maka hasil pencarian blog kalian akan tergeser cukup jauh. Itu pertanda, akan semakin sedikit pengunjung yang datang ke halaman blog atau website kalian. Jadi, apakah kalian masih mau acuh terhadap duplikat konten ini?

Bagaimana Cara Menghindari Duplikat Konten?

Ada beberapa cara untuk mengatisipasi hal ini, diantaranya:

  1. Mengecek setiap konten secara manual. Namun hal ini bisa dilakukan kalau jumlah konten di dalam blog atau website kalian masih terbilang sedikit.
  2. Pastikan memberikan metadata seperti judul, deskripsi, tag dan URL link yang berbeda setiap konten meskipun konten yang kalian tulis hampir mirip.
  3. Tulislah konten sesuai dengan apa yang kalian kuasai agar terhindar dari namanya copy-paste artikel dari orang lain. Entah kalian menulis konten evergreen atau trending, usahakan dengan gaya bahasa dan pengetahuan kalian.

Sekarang, setelah kalian tahu apa itu duplikat konten, apa penyebabnya, bagaimana melakukan pengecekannya dan cara menghindarinya. Apakah masih ingin blog kalian terkena pinalti dari google karena duplikat konten ini?

Baca Juga  Cara Membuat Screenshot Pada Blog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Duplikat Konten: Pengertian, Cara Mengecek dan Solusinya

Waktu Untuk Membaca 3 min
0