Menjadi Content Creator Youtube? Susah Iya, Gampang Ga Juga!

“Ah, cuma bikin konten video doang mah gampang. Nyalahin kamera, duduk, terus ngomong deh apa yang mau diomongin.” Haha.. Banyak yang berbicara seperti ini, seakan sudah pernah melakukannya berkali-kali. Nyatanya? Banyak yang mundur ketika berkonsultasi sama gue kok.

Banyak diantara orang diluar sana yang selalu menggampangkan akan suatu hal, termasuk membuat konten video untuk saluran youtube yang mereka miliki. Awalnya, gue berpikir demikian sampai akhirnya gue sadar ternyata itu semua susah.

Menggampangkan

“Kok susah? Tinggal duduk terus ngomong doang kok!” Pemikiran ini juga pernah hinggap diotak gue, bukan jendela. Kalau jendela, itu burung kakak tua.. Halah, ini apa dah.. Balik ke topik dulu bentar, ya.

Ada beberapa hal yang membuat hal ini tidak semudah yang dipikirkan. Apakah sudah cukup terbiasa dengan kamera? Apakah terbiasa berbicara sendiri seperti “orang gila”? Apakah kontennya berbeda? Tidak semua orang ternyata bisa seperti yang gue sebutkan.

Begini teman-teman, membuat konten youtube sama saja dengan konten tulisan seperti ini untuk mengisi blog yang kalian kelola, namun yang berbeda adalah konten tersebut harus dalam 1 topik besar.

Topik

Misalkan, membahas game yang dimana konten tersebut harus game secara menyeluruh, bukan dicampur-adukan dengan yang lain. Silahkan mencampur, namun setelah para penonton kalian tahu kategori saluran youtube kalian.

Hal lainnya adalah konsistensi, sudah cukup sering gue katakan mengenai hal ini. “Cukup jalanin 1 minggu 1 video, selama 3 bulan!” Banyak sekali yang menggampakan, nyatanya? Bulan ke-2 banyak yang tidak betah, karena melihat jumlah penonton yang tidak seberapa. Lantas? Ya sudah, tak kunjung memberikan konten baru di saluran youtubenya.

Algoritma Youtube

Algoritma

Ah, kalau berbicara mengenai hal ini mungkin kalian lebih tahu. Tapi, pandangan gue tentang youtube dan algoritma ini sepertinya agak sedikit “ngaco”. Karena menurut gue, youtube saat ini tidak jauh berbeda dengan televisi.

Kok bisa gue bilang kaya gitu? Begini, banyak beberapa artis televisi yang kemudian membuat kontennya di youtube. Tidak sedikit juga, banyak para pembuat konten yang mengunggah kontennya setiap hari dan memiliki episode tersendiri. Beda dengan televisi?

Tidak ada bedanya, hanya saja media yang digunakan dan bahasan yang diberikan lebih luas. Seperti yang kita ketahui, cukup banyak aturan yang membatasi ketika sebuah acara masuk ke televisi swasta yang ada di Indonesia. Lantas, sudah siapkah kalian menjadi petarung di Youtube?

Semua tergantung kalian, dan apa yang kalian cari. Selamat ngeyoutube, teman-teman :)

Summary
Review Date
Reviewed Item
Skill
Author Rating
41star1star1star1stargray

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *