Rantai dan Kampas Rem Motor

Jangan Sepelekan Rantai dan Kampas Rem Motor Kamu

Rantai dan Kampas Rem Motor

Source: otomotif.metrotvnews.com

Bagi para pengguna kendaraan roda dua banyak yang menggunakannya hanya sebatas menggunakan tanpa merawat motor seperti saya ini. Tetapi, perlahan-lahan saya coba mencoba memahami seluk-beluk dalam dunia motor itu sendiri karena tidak mungkin selalu bergantung pada jasa orang lain.

Awal memiliki kendaraan roda dua ini, sejujurnya saya hanya rutin mengganti oli dan servis berkala dibengkel pabrikan. Namun, belakangan ini saya cukup waktu untuk mempelajari lebih lanjut dimulai dari hal yang sangat kecil yaitu membongkar body motor yang saya miliki.

Perlahan tapi pasti, saya mencoba memulai memahami karakteristik kendaraan saya dan mengubah standar bawaan pabrik menjadi yang saya inginkan yaitu memilih meningkatkan akselerasi dibandingkan dengan kecepatan maksimumnya. (Baca disini: akselerasi vs topspeed)

Apa saja yang saya ubah untuk mendapatkan hal yang saya inginkan? Baca artikel sebelumnya mengenai tips dan trik menambah akselerasi motor kalian, ya. Dengan cara yang ada didalam artikel tersebut sampai saat ini akselerasi motor masih stabil dan masih sesuai keinginan saya sendiri.

Namun, beberapa waktu yang lalu saya sempat merasa terkejut karena “tarikan” motor saya tidak seperti biasanya. Sempat berpikir ada bagian motor yang harus diganti, tetapi itu semua terjawab karena settingan rantai kendaraan saya terlalu kencang, dan hal ini sangat mempengaruhi kecepatan motor kita.

Lantasi, pernah sekali waktu terjadi pada motor tunggangan saya ketika sedang asik menarik gas rantai saya putus dan mengunci perputaran roda, alhasil motor tidak terkendali dan beruntungnya saya masih bisa mengendalikannya sehingga tidak terjadi kejadian yang fatal.

Tips Merawat Rantai Motor

Agar teman-teman tidak mengalami hal yang serupa dengan saya, ada baiknya tetap melakukan perawatan pada kalian secara berkala. Bagaimana caranya? Untuk mencegah hal tersebut, lakukan perawatan secara berkala minimal 3-4 bulan sekali untuk memperkecil keausan. Membersihkan rantai dan gir motor dengan cara dilepas, kemudian cuci menggunakan bensin atau air sabun.

Perawatan lainnya adalah melakukan pelumasan rantai secara berkala. Kondisi rantai yang kering membuat daya tahan semakin berkurang dan rantai cepat kendur. Jika melumasi rantai menggunakan oli usahakan pakai oli baru, dan pakai yang encer seperti SAE 10-15 atau dengan pelumas yang telah direkomendasikan, agar rantai dan gir lebih awet.

Lantas apakah hanya hal saja yang menyebabkan akselerasi motor berkurang? Tidak hanya itu, ternyata kampas rem yang baru terpasang dapat mempengaruhi juga. Hal ini terbukti ketika saya mengganti yang lama dengan yang baru.

Apa yang menyebabkan hal itu bisa terjadi? Secara logika, kampas rem yang baru dan terpasang pada kendaraan kita posisinya masih tebal dan daya cengkram pada piringan rem sangat sempit. Alhasil, meskipun kita tidak melakukan pengereman kampas rem tetap mencengkram piringannya.

Apakah kampas rem tidak perlu dirawat? Jangan salah, pengereman adalah hal sangat penting bagi para pengendara kendaraan bermotor, dan sudah seharusnya kita rawat. Bagaimana cara merawat kita? Berikut ini tipsnya.

Tips Merawat Kampas Rem Motor

  1. Periksa kondisi sekaligus posisi rem tromol, poin utamanya adalah pada bagian penampang baik itu rem tromol bekas atau rem tromol baru. Langkah yang perlu di lakukan bersihkan tromol hingga bersih, kemudian lihat permukaan haruslah dalam keadaan rata, tujuan dari cara itu agar saat tromol berputar secara simetris sehingga beban pada kampas rem tidak terlalu berat.
  2. Lakukan pembersihan secara berkala pada kaliper dan pin fleksibelnya, tujuan dari pembersihan tersebut agar tekanan yang telah di berikan oleh kampas rem bisa merata. Sementara itu pastikan ada jarak bebas di antara kampas rem dan piringan cakram, dengan catatan apabila belum sempurna yang harus anda lakukan atur kembali pada posisi yang tepat dengan cara memutar roda bila terasa ada gesekan maka setting ulang dan usahan tidak terjadi gesekan sebelum tuas rem cakram digunakan.
  3. Bearing roda sebaiknya selalu terlumasi dengan baik, maka hal yang perlu di lakukan memberikan pelumas pada bearing roda secara teratur. Tujuan dari pengerjaan tersebut ialah agar tidak terjadi speling pada bearing yang bisa jadi memberikan efek kedua komponen yakni kampas rem dengan piringan cakram bersinggungan.
  4.  Penggunaan rem dengan baik dan benar, jika kendaraan di depan berhenti maka usahankan jarak pengereman tidak terlalu dekat dengan pengendara di depan, inilah cara untuk menghindari penggunaan rem yang terlalu sering digunakan. Sebab pengereman secara terus-terusan bisa berdampak pada ausnya kampas rem dan merambat pada umur kampas rem yang tidak bisa lama.

Bagaimana? Masih berpikiran bahwa rantai dan kampas rem motor tidak perlu dirawat? Jangan pernah sekali-kali bertaruh dengan nyawa kalian ketika berkendara, tetap atuhi peraturan lalu lintas dan rawatlah motor kalian sebagaimana kalian merawat tanaman kesayangan kalian. Ada yang mau berbagi pengalaman? Jangan lupa komentar, ya!

KASIH RATE YUK!
4 5
Oleh


2 comments on “Jangan Sepelekan Rantai dan Kampas Rem Motor Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *